back button

Biar Lebih Awet, Begini Cara Merawat Kopling Mobil Manual

Ditulis oleh : moservice,

05 Apr 2024

fbtwitterwhatsapp
Biar Lebih Awet, Begini Cara Merawat Kopling Mobil Manual

moservice.id – Mengetahui cara merawat kopling mobil manual merupakan hal penting bagi pengemudi yang memiliki mobil persneling non otomatis ini.

Hal ini karena kopling mempunyai peran penting pada mekanisme penggerak mobil.

Tugasnya adalah menjadi penyambung sekaligus pemutus daya dari mesin ke sistem transmisi.

Mengemudi mobil manual menjadi hal yang menyenangkan bila memahami tips teknik menggunakan kopling yang tepat.

Agar mengendarai mobil manual tetap menyenangkan, pengemudi perlu mengetahui beberapa cara merawat kopling ketika mengemudikan mobil dengan transmisi manual

1. Hindari Melepas Kopling dengan Kasar

Hal pertama penyebab kopling cepat rusak adalah kebiasaan melepas dan menginjak kopling dengan cara yang sangat kasar.

Kebiasaan ini umumnya terjadi ketika pengemudi melepaskan pedal kopling, sementara transmisi mobil belum berpindah.

Akibatnya, terdengar bunyi kasar pada kopling. Karena itu, pengemudi sebagai pengendara harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

2. Tidak Menginjak Kopling Terus-Menerus

Kebiasaan menginjak kopling setengah saat berhenti di lampu merah atau di kemacetan dapat menyebabkan kampas kopling cepat aus.

Sebaiknya, masukkan gigi netral dan lepaskan kaki dari pedal kopling saat berhenti.

3. Gunakan Kopling dengan Benar

Saat memindahkan gigi, injak pedal kopling dengan penuh dan perlahan. Lepaskan pedal kopling secara perlahan dan seirama dengan menekan pedal gas.

Hindari melepas kopling secara tiba-tiba karena dapat menyebabkan kampas kopling terbakar.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Kopling Mobil Bunyi Saat Dilepas? Begini Jawabannya

4. Jangan Menahan Kopling

Saat berhenti di tanjakan, gunakan rem tangan untuk menahan mobil agar tidak mundur.

Hindari menahan kopling karena dapat menyebabkan kampas kopling cepat aus.

Selain itu, masalah yang sering kali terjadi pada mobil manual adalah menginjak kopling di posisi gigi 1 atau 2 saat menunggu lampu merah atau sedang berhenti juga tidak disarankan.

Alasannya agar siap sedia dalam kondisi stand by, sehingga saat lampu hijau menyala sudah tidak lagi dibebankan dengan memasukkan gigi dan menginjak kopling.

Tanpa disadari apabila terus melakukan kebiasaan ini, yang terjadi adalah kampas kopling akan cepat habis karena terus bergesekan dengan flywheel dan cover clutch.

5. Sesuaikan Gigi dengan Kecepatan

Gunakan gigi yang sesuai dengan kecepatan mobil. Hindari menggunakan gigi tinggi pada kecepatan rendah karena dapat menyebabkan mesin ngelitik dan kampas kopling cepat aus.

6. Periksa Kondisi Minyak Rem

Minyak rem yang berkurang dapat menyebabkan kopling tidak bekerja dengan baik. Periksa ketinggian minyak rem secara berkala dan tambahkan jika diperlukan.

7. Ganti Kampas Kopling Secara Berkala

Kampas kopling memiliki usia pakai yang terbatas. Seiring waktu, kampas kopling akan aus dan perlu diganti.

Sebaiknya, ganti kampas kopling sesuai dengan rekomendasi.

Baca juga: Ini 9 Penyebab Pedal Kopling Mobil Terasa Keras Ketika Diinjak

8. Jangan Menggantung Pedal Kopling

Penyebab kopling mudah rusak selanjutnya adalah terlalu sering menginjak pedal kopling, atau biasa disebut kebiasaan menggantung kopling maupun setengah kopling.

Menginjak kopling mobil manual di sepanjang perjalanan adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan kopling cepat rusak.

Ini sering terjadi pada pengemudi yang malas mengangkat kakinya dari pedal kopling ketika sudah tidak diperlukan lagi.

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

facebook-icontwitter-iconinstagram-icon
Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil dan motor untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring dipersembahkan untuk Nasabah Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 2300 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000