back button

8 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membelinya

Ditulis oleh : moservice,

29 Apr 2024

fbtwitterwhatsapp
8 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membelinya

moservice.id – Membeli mobil bekas adalah keputusan penting yang memerlukan pertimbangan matang. Salah satu risiko yang sering dihadapi ketika membeli mobil bekas adalah memperoleh kendaraan yang pernah terendam banjir. 

Kendaraan yang terkena banjir dapat memiliki kerusakan yang serius dan dapat berdampak buruk pada kinerja mesin mobil seperti, transmisi, interior, dan kelistrikan. 

Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh sebelumnya membelinya.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri mobil bekas yang sudah terendam banjir.

1. Tercium Bau Lumpur

Mobil yang pernah terendam banjir biasanya memiliki bau yang khas, seperti bau lumpur atau bau yang tidak wajar di dalam kabin. 

Bau ini mungkin sulit dihilangkan bahkan setelah mobil dibersihkan dengan baik. Jika Anda mendapati hal ini, jangan ragu untuk menanyakan kebenarannya pada pemilik mobil.

2. Adanya Oksidasi atau Bagian Karat yang Terlihat

Perhatikan apakah ada tanda-tanda oksidasi atau karat di bagian-bagian logam, terutama di bagian-bagian yang tersembunyi seperti di bawah karpet, di dalam mesin, atau di bagian-bagian rangka mobil.

Perhatikan apakah ada tanda-tanda karat atau kerusakan pada bagian-bagian interior seperti pedal gas, rem, atau sistem kunci kontak.

3. Kerusakan Komponen Elektronik 

Mobil bekas banjir sering mengalami kerusakan pada sistem elektronik dan elektriknya. Perhatikan apakah ada kerusakan pada lampu, klakson, kaca jendela, atau sistem hiburan mobil.

4. Terdapat Endapan Lumpur di Dalam Mobil

Periksa bagian dalam mobil untuk melihat apakah ada tanda-tanda lumpur atau endapan lainnya di kabin, khususnya di bawah karpet, di sela-sela panel, atau di dalam ruang penyimpanan.

Baca juga: Bagian Mobil yang Berpotensi Mengalami Kerusakan Usai Terendam Banjir

5. Kerusakan pada Mesin atau Transmisi

Mobil yang terendam banjir dapat mengalami kerusakan serius pada mesin atau transmisi. Perhatikan apakah ada tanda-tanda korosi atau kerusakan pada bagian-bagian mesin atau transmisi.

Biasanya, ada beberapa indikator yang bisa digunakan, seperti: 

  • Suara mesin yang kasar: Suara mesin yang kasar dan tidak normal bisa menjadi indikasi kerusakan akibat air pada mesin.
  • Asap knalpot yang berwarna putih: Asap knalpot berwarna putih dapat menandakan kerusakan pada gasket atau seal mesin akibat air.
  • Oli yang keruh atau bercampur air: Oli yang keruh atau bercampur air menandakan bahwa air telah masuk ke dalam mesin.
  • Mesin yang sulit dihidupkan: Mesin yang sulit dihidupkan atau mati secara mendadak bisa menjadi akibat dari kerusakan akibat air pada komponen kelistrikan mesin.

6. Cek Bagian Eksterior

Bagian eksterior umumnya lebih mudah diamati karena berasal dari bodi fisik dan bisa dilihat secara langsung dari depan mata. Biasanya, ada beberapa bagian yang harus dicek mulai dari:

  • Karat: Periksa bagian bawah mobil, terutama di sekitar kolong, knalpot, dan undercarriage. Karat yang berlebihan menandakan bahwa mobil pernah terendam air dalam waktu lama.
  • Noda lumpur atau pasir: Periksa bagian dalam bagasi, bawah karpet, dan celah-celah pintu. Noda lumpur atau pasir yang masih basah atau mengering dapat menjadi indikasi mobil pernah terendam banjir.
  • Garis air: Periksa bagian bodi mobil, terutama di sekitar kaca pintu dan lampu. Garis air yang terlihat di atas permukaan normal menandakan ketinggian air yang pernah mencapai mobil.
  • Cat yang mengelupas: Cat yang mengelupas atau memudar di bagian bawah mobil bisa menjadi tanda bahwa mobil pernah terendam air.

7. Perhatikan Bagian Interior

Bagian interior ini harus memerlukan ketelitian yang mendalam karena biasanya kita harus mengecek langsung ke dalam ruang mesin ataupun ke dalam mobil untuk melihat tanda-tandanya.

  • Bau apek: Bau apek yang menyengat dan sulit hilang adalah salah satu ciri khas mobil bekas banjir. Bau ini berasal dari jamur dan bakteri yang tumbuh akibat air yang tertinggal di dalam mobil.
  • Karpet yang basah atau berjamur: Periksa karpet mobil dengan seksama. Karpet yang basah, lembab, atau berjamur menandakan bahwa mobil pernah terendam air.
  • Elektronik yang bermasalah: Periksa fungsi lampu, power window, AC, dan komponen elektronik lainnya. Komponen elektronik yang tidak berfungsi dengan baik bisa menjadi akibat dari kerusakan akibat air.
  • Interior yang kusam dan berkarat: Interior yang kusam, berkarat, atau memiliki noda air merupakan tanda bahwa mobil pernah terendam air.

8. Riwayat dan Dokumen Mobil

Selalu minta riwayat perawatan dan dokumen mobil sebelum membeli mobil bekas. Periksa apakah mobil tersebut pernah terlibat dalam banjir atau kecelakaan serius, dan pastikan untuk memverifikasi informasi tersebut dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Memeriksa mobil bekas dengan cermat adalah langkah penting untuk menghindari membeli mobil yang pernah terendam banjir. 

Selalu lakukan pemeriksaan menyeluruh dan periksa semua ciri-ciri yang disebutkan di atas sebelum membuat keputusan pembelian. 

Jika Anda ragu-ragu tentang keadaan mobil, lebih baik datang ke bengkel mobil profesional sebelum memutuskan untuk membeli.

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

facebook-icontwitter-iconinstagram-icon
Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil dan motor untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring dipersembahkan untuk Nasabah Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 2300 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000