back button

4 Ciri Stang Motor Bengkok dan Cara Mendeteksinya

Ditulis oleh : moservice,

27 Feb 2024

fbtwitterwhatsapp
4 Ciri Stang Motor Bengkok dan Cara Mendeteksinya

moservice.id – Stang motor yang bengkok dapat membahayakan keselamatan pengendara dan membuat handling motor tidak stabil. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri stang motor bengkok agar dapat segera diperbaiki.

1. Handling Motor Tidak Stabil

Cobalah untuk melakukan tes handling secara zig-zag untuk melihat apakah stang terasa berat atau tidak stabil apakah stang terasa goyang atau bergetar saat dikendarai.

Stang yang bengkok akan terlihat tidak sejajar dengan roda depan. Stang motor yang bengkok dapat membuat handling motor terasa tidak stabil, seperti:

  • Motor terasa oleng saat berbelok.
  • Stang terasa berat saat dikendalikan.
  • Motor terasa bergetar saat melaju kencang.

2. Posisi Stang Tidak Sejajar

Stang motor yang bengkok akan terlihat tidak sejajar dengan roda depan. Anda dapat memeriksanya dengan:

  • Mengamati posisi stang dari atas.
  • Menggunakan level untuk mengukur ketinggian stang di kedua sisi.
  • Membandingkan posisi stang dengan motor lain yang kondisinya baik.

3. Adanya Tanda-Tanda Kerusakan Fisik

Bila terjadi kerusakan pada stang motor, hal ini bisa dengan mudah diketahui dari tanda-tanda kerusakan fisiknya, seperti: 

  • Lecet atau goresan pada stang.
  • Perubahan bentuk pada stang.
  • Retak atau patah pada stang.

4. Bunyi Berdecit Saat Berbelok

Stang motor yang bengkok dapat menimbulkan bunyi berdecit saat berbelok. Hal ini disebabkan oleh gesekan antara stang dan segitiga atas.

Baca juga: 8 Cara Agar Tarikan Gas Motor Matic Lebih Enteng

Cara Mendeteksi Stang Motor Bengkok

Bentuk fisik stang motor yang bengkok dapat diketahui melalui berbagai cara tergantung pada tingkat keparahan bengkokannya dan komponen yang terlibat. 

Berikut adalah beberapa metode umum yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur bengkok pada stang motor:

1. Pemeriksaan Visual

Pemeriksaan visual merupakan cara paling sederhana untuk mendeteksi bengkok pada stang motor. 

Dengan memandang langsung pada stang motor, terutama saat sepeda motor berada dalam posisi yang seimbang, Anda mungkin dapat melihat adanya ketidaknormalan atau bengkok pada stang.

2. Menggunakan Alat Ukur

Penggunaan alat ukur, seperti penggaris atau alat pengukur laser, dapat membantu mengukur tingkat bengkok pada stang motor dengan lebih akurat. 

Dengan menempatkan alat ukur di sepanjang stang motor, Anda dapat menilai perbedaan tingkat tinggi atau rendah pada berbagai titik.

3. Teknik String Line

Menggunakan teknik string line, di mana seutas tali atau benang digunakan untuk menentukan lintasan yang sejajar dengan roda depan dan belakang, dapat membantu mendeteksi bengkok pada stang motor. 

Jika terdapat ketidaksesuaian antara stang dan string line, hal ini dapat menunjukkan adanya bengkok.

4. Pengukuran Menggunakan Mesin Laser

Pada bengkel yang lebih canggih, teknologi pemindaian laser dapat digunakan untuk mengukur ketidakseimbangan dan bengkok pada stang motor. 

Mesin ini dapat memberikan hasil pengukuran yang sangat akurat dan membantu menentukan sejauh mana bengkoknya stang.

Untuk memperbaikinya sendiri, Anda bisa mencoba mengikuti langkah-langkah memperbaiki stang motor bengkok berikut. 

Jika masih belum bisa, disarankan untuk membawanya ke bengkel motor agar bisa ditangani oleh teknisi profesional secara langsung.

Temukan bengkel langganan kamu dengan mudah tanpa ribet, download aplikasi Adiraku sekarang.

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

facebook-icontwitter-iconinstagram-icon
Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil dan motor untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring dipersembahkan untuk Nasabah Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 2300 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000