back button

7 Tips Merawat Ban Serep agar Tidak Getas

Ditulis oleh : moservice,

30 Apr 2024

fbtwitterwhatsapp
7 Tips Merawat Ban Serep agar Tidak Getas

moservice.id – Sesuai namanya, ban cadangan pada mobil hanya digunakan jika ban utama sedang bermasalah seperti kempes atau bocor akibat terkena benda tajam.

Karena cukup jarang digunakan, pemilik mobil sebaiknya juga rutin memeriksa ban serep agar kondisinya tetap prima jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Tak ada salahnya pemilik mobil mengetahui beberapa tips dalam merawat ban serep.

Lokasi penyimpanan ban cadangan yang biasa disimpan di kolong mobil atau di bagian bawah bagasi belakang terkadang membuat pemilik kendaraan luput memeriksa kondisinya.

Salah satu tips merawat ban serep yakni pemilik mobil bisa membuat catatan reminder kapan jadwal pengecekan rutin ban serep.

Merawat ban serep sebenarnya tidak sulit, karena secara teknis prosesnya sama seperti merawat ban utama.

Berikut beberapa tips merawat ban serep agar tidak mudah rusak.

1. Periksa Tekanan Udara Secara Berkala

Tekanan udara memiliki peran penting untuk memastikan ban serep tetap dalam kondisi prima sehingga bisa langsung dipakai saat dibutuhkan.

Pastikan untuk memeriksa tekanan udara pada ban serep secara berkala, setidaknya sebulan sekali.

Tekanan udara yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada ban dan memengaruhi kinerjanya saat digunakan.

2. Periksa Kondisi Fisik Secara Rutin

Lakukan pemeriksaan visual secara berkala terhadap kondisi fisik ban serep. Perhatikan adanya retakan, robekan, atau tanda-tanda kerusakan lainnya. Jika ditemukan kerusakan, segera ganti ban serep dengan yang baru.

Banyak kejadian akibat ban terlalu lama disimpan membuat kondisi karet menjadi turun, apalagi ban yang tersimpan di bawah ruang bagasi.

Pemeriksaan kondisi fisik ban serep bisa dengan memperhatikan kondisi karetnya, apakah masih bagus atau sudah ada kerusakan seperti permukaan yang getas.

Banyak kejadian akibat ban terlalu lama disimpan membuat kondisi karet menjadi turun, apalagi ban yang tersimpan di bawah ruang bagasi.

Baca juga: 3 Tips Memilih Ban Mobil yang Benar dan Sesuai Ukuran

3. Lindungi dari Sinar Matahari Langsung

Simpan ban serep di tempat yang teduh atau gunakan penutup ban serep untuk melindunginya dari sinar matahari langsung.

Paparan sinar UV dapat menyebabkan penuaan dini pada ban dan mengurangi umur pakainya.

4. Bersihkan Ban Secara Teratur

Bersihkan ban serep secara teratur untuk menghilangkan kotoran, debu, dan zat-zat lain yang dapat merusak permukaan ban.

Gunakan air sabun dan sikat lembut untuk membersihkannya.

Baca juga: 6 Ciri Ban Mobil Sudah Aus dan Harus Diganti

5. Simpan Ban dengan Benar

Simpan ban serep di tempat yang kering serta bersih. Hindari menyimpannya di tempat yang lembab atau terlalu panas, seperti di bagasi mobil yang terkena langsung sinar matahari.

6. Perhatikan Umur Pemakaian

Ban serep memiliki umur pemakaian yang terbatas, bahkan jika tidak digunakan. Pastikan untuk mengganti ban serep yang telah melewati batas umur pemakaiannya, meskipun belum terlihat adanya tanda-tanda kerusakan.

7. Lakukan Rotasi Ban

Agar peran ban cadangan lebih maksimal sekaligus menjaga fungsinya, ban serep sebaiknya dirotasi dengan ban yang lain.

Dengan adanya rotasi ban, maka akan membuat seluruh ban mobil bergerak sehingga meminimalkan risiko kerusakan karena getas.

Namun perlu diingat, hal ini hanya berlaku untuk ban serep yang ukurannya sama dengan ban utama.

Moservice.id menyediakan layanan servis ban & velg dari bengkel-bengkel rekanan terpercaya dan profesional, dengan berbagai promo-promo menarik.

Yuk, booking bengkel kendaraan dari Moservice.id.

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

facebook-icontwitter-iconinstagram-icon
Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil dan motor untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring dipersembahkan untuk Nasabah Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 2300 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000