back button

Overhaul: Pengertian, Manfaat, Biaya, Ciri, dan Cara Melakukan

Ditulis oleh : moservice,

06 Sep 2022

fbtwitterwhatsapp
Overhaul: Pengertian, Manfaat, Biaya, Ciri, dan Cara Melakukan

moservice.id – Bagi Anda pemilik mobil, menjaga performa kendaraan agar tetap stabil dan maksimal adalah hal yang harus diperhatikan dengan baik.

Untuk membuat kinerjanya maksimal, maka Anda harus melakukan perawatan rutin.

Salah satunya adalah melakukan overhaul mesin mobil jika kerusakan sudah membuat kendaraan Anda tidak nyaman.

Pengertian Overhaul Mobil

Apa yang dimaksud overhaul? Pengertian overhaul adalah service secara menyeluruh yang dilakukan pada mesin mobil dengan kategori kerusakan berat karena penggunaan dan jangka waktu yang lama atau bisa disebut juga dengan turun mesin. 

Untuk memastikan apakah mobil Anda sudah harus dilakukan overhaul atau tidak dilihat dari cirinya yang mudah dikenali yaitu mudah overheat dan mengeluarkan asap putih. 

Biasanya, untuk melakukan proses overhaul untuk mengatasi turun mesin membutuhkan biaya yang cukup besar.

Pelepasan mesin dari sasis, membutuhkan waktu yang juga cukup lama. Namun ketika mesin terlepas, mekanik bengkel akan semakin mudah memastikan apa saja kerusakan dan komponen mana yang harus diganti. 

Identifikasi yang dilakukan para mekanik, tentu lebih akurat dengan melakukan overhaul dibanding hanya membunyikan mesin saja.

Manfaat Overhaul Mesin Mobil

Overhaul mobil memiliki sejumlah manfaat, apalagi berkaitan dengan performa mobil Anda yang akan semakin meningkat. 

Berikut manfaat melakukan overhaul mesin mobil.

  • Memeriksa lebih detail semua komponen mobil untuk mengetahui kerusakan yang terjadi.
  • Memastikan kondisi poros nok (camshaft), poros engkol (crankshaft), saringan oli, dan piston apakah masih berfungsi baik.
  • Membersihkan semua bagian dari mesin mobil baik di bagian ruang bakar dari sejumlah tumpukan karbon dan kotoran lain yang menghambat sistem kinerja mesin.
  • Mengatur ulang valve seat atau dudukan katup di bagian mesin mobil supaya kinerjanya tetap maksimal.

Komponen Pengecekan Overhaul Mesin

Overhaul mobil memang dilakukan untuk memperbaiki dan memastikan semua kondisi komponen mobil. Sejumlah komponen yang di cek meliputi:

A. Komponen Mesin Tidak Bergerak

B. Komponen Mesin Bergerak 

  • Torak (piston)
  • Gigi timing gear
  • Roda penerus (flywheel)
  • Poros engkol (crank shaft
  • Poros hubungan (camshaft)
  • Mekanisme katup (valve mechanisms)

Kedua jenis komponen itu memang harus diperiksa dengan teliti untuk mengetahui kondisinya masih bisa dipakai atau layak atau harus diganti.

Baca juga: Lima Tanda Sudah Harus Ganti Filter Oli, Segera Bawa ke Bengkel Jika Mobil Sudah Begini

Ciri Mobil Turun Mesin atau Overhaul

1. Busi Kotor Penuh Oli

Ada begitu banyak fungsi busi mobil, salah satunya sebagai wadah tempat pembakaran bahan bakar dan udara di dalam ruang mesin. 

Bila busi sudah tercampur oli, maka ada indikasi terjadi kebocoran oli di ruang mesin yang menyebabkan mobil harus dilakukan overhaul. Hal ini bisa membuat banyak komponen lainnya bisa rusak karena tercampur oli.

2. Mengeluarkan Asap Putih

Mobil yang turun mesin atau overhaul ditandai dengan keluarnya asap berwarna putih dengan bau yang tidak enak seperti bau terbakar atau bau gosong.

Hal ini disebabkan karena adanya kerusakan bocornya oli ke ruang pembakaran, sehingga membuat piston dan berbagai komponen lainnya rusak. Inilah yang membuat knalpot mobil mengeluarkan asap putih.

3. Air Radiator Bercampur Minyak

Karena bocornya oli, tutup radiator jadi tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat air radiator juga bisa bercampur dengan minyak dan mengganggu proses kinerja mesin silinder mobil. 

Biasanya, bila sudah terjadi kebocoran ini, maka disarankan mengganti komponen silinder mobil sebagai langkah overhaul mesin.

4. Timing Belt Putus

Bila komponen ini putus, maka bisa menyebabkan terjadi kerusakan di antara piston dan komponen katup lainnya, sehingga proses overhaul semakin kompleks. 

Timing belt berfungsi menjadi poros untuk mengengkol piston. Bila sudah putus, Anda harus mengganti timing belt dengan yang baru.

5. Mobil Jadi Overheat / Lebih Panas

Akibat darinya adanya overhaul pada mobil adalah mesin mobil jadi lebih mudah panas hingga mengalami mati mesin.

Jika sudah sering mengalami hal seperti ini, maka harus hati-hati karena bila dibiarkan bisa merusak komponen mesin lainnya.

Baca juga: Lima Cara Merawat Radiator Mobil agar Tidak Overheat

6. Komponen Mesin Tidak Berfungsi Maksimal

Karena sistem pelumasan yang buruk dan mesin yang terendam air, beberapa komponen di dalam mesin mobil jadi berlubang, pecah, hingga cepat aus.

Untuk itu, Anda harus lebih sering memperhatikan kadar oli mobil dan air radiator, untuk mengetahui apakah ada kebocoran atau tidak agar membuat biaya perbaikan overhaul mobil jadi semakin lebih mahal.

Cara Melakukan Overhaul Mobil

Untuk melakukan overhaul, memang prosesnya membutuhkan banyak waktu. Bila Anda ingin mengerjakannya sendiri, berikut ini beberapa langkah melakukannya.

1. Dinginkan Mesin Terlebih Dulu

Untuk mencegah hal yang membahayakan, lebih baik Anda memastikan kondisi mesin sudah dingin sebelum melakukan overhaul. 

Selain itu, pastikan agar air pendingin atau air radiator mobil sudah dikosongkan dan aki mobil sudah dimatikan agar tidak ada aliran listrik di dalam mesin mobil.

2. Lepaskan Tutup Klep

Lepaskan bagian penutup klep atau katup dan intake manifold yang menempel di bagian kepala silinder.

3. Copot Komponen yang Terpasang di Silinder Mobil

Kendorkan mur yang ada di dudukan pompa air, kemudian lepaskan agar pompa air mobil bisa diangkat keluar.

Lepaskan kabel busi dan selang dari murs penahan distributor dan vacuum advance control canister, lalu cabut distributor yang terkait di kop silinder. Anda bisa menggunakan jenis kunci busi yang sesuai sebelum melepaskannya.

Selain itu, ada beberapa komponen lagi yang harus dilepas, seperti:

  • Thermostat
  • Karburator
  • Starter
  • Baut silinder
  • Poros cam
  • Penutup kopling
  • Pulley
  • Timing chain
  • Transmisi mesin
  • Crankshaft
  • Tensioner
  • Pompa bensin
  • Filter oli
  • Piston
  • Spaser
  • Busi

4. Cek Tiap Komponen

Setelah mengeluarkan semua komponen dari tempatnya, saatnya untuk melakukan overhaul yaitu dengan mengecek apakah ada komponen yang rusak? kotor? ataupun berkarat?

Bila hanya kotor atau berkarat, Anda bisa membersihkannya dengan cairan pembersih khusus dan lap kering. Namun, jika rusak Anda bisa menggantinya dengan komponen baru.

5. Pasang Kembali Tiap Komponen

Setelah pengecekan komponen selesai, Anda bisa memasang kembali semua komponen pada tempatnya. Pastikan untuk tidak tertukar antara baut komponen satu dengan yang lainnya.

Akan lebih baik bila Anda bisa memisahkan setiap komponen agar lebih mudah dalam pemasangannya.

Baca juga: Perlukah Overhaul Mesin saat Membeli Mobil Bekas

Berapa Biaya Overhaul / Turun Mesin?

Untuk harga perbaikan turun mesin sangat beragam, tergantung dari berapa banyak perbaikan dan penggantian komponen yang dilakukan.

Estimasi total biaya yang harus dikeluarkan untuk biaya overhaul mesin mobil minimal 10 juta (sudah termasuk biaya jasa dan penggantian komponen).

Ini adalah estimasi minimal dan bisa saja harganya lebih rendah atau lebih tinggi dari estimasi yang diberikan.

Dikarenakan proses yang rumit dan memerlukan peralatan khusus, disarankan agar Anda membawanya ke bengkel terdekat.

Anda bisa menggunakan layanan booking bengkel secara online melalui Moservice.id yang telah bekerja sama dengan ratusan bengkel di seluruh Indonesia.

Cukup dengan mendaftar dari website dan Anda sudah bisa memesan layanan service mesin mobil dengan mudah dan cepat.

Temukan bengkel terdekat dan nikmati promo service mesin mobil sekarang juga!

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000