back button

Cara Membaca Arti Kode Sekring Mobil Lengkap dengan Benar

Ditulis oleh : moservice,

15 Nov 2022

fbtwitterwhatsapp
Cara Membaca Arti Kode Sekring Mobil Lengkap dengan Benar

moservice.id – Sistem kelistrikan kendaraan sangat kompleks dan dapat menimbulkan masalah yang serius apabila tidak diperhatikan dengan baik.

Salah satu komponennya adalah sekring. Sekring atau yang dikenal juga sebagai fuse berfungsi untuk melindungi komponen listrik kendaraan agar tidak mudah terjadi korsleting dengan cara memutuskan aliran listrik secara otomatis bila terjadi masalah. 

Biasanya, masalah yang sering terjadi adalah sekring mobil pecah atau meleleh karena panas yang disebabkan oleh aliran listrik yang tidak stabil. 

Oleh karena itu, Anda perlu melebihi kapasitas standar arus yang harus mengalir dalam rangkaian. 

Berikut ini arti kode sekring mobil dan bagaimana cara membaca tanda indikatornya.

1. Kode Sekring Mobil untuk Kabin Mobil

  • A/C No. 2 menunjukkan kode untuk bagian sistem ac mobil.
  • ACC untuk indikator kode sekring yang mengarah ke komponen audio mobil dan sistem buka tutup kaca spion mobil.
  • CIG kode sekring pada bagian power outlet yang memiliki arus 15 ampere.
  • D/L kode sekring yang menunjukkan indikator sistem power door lock mobil.
  • Deff melambangkan indikator bagian defogger kaca belakang.
  • E/G yaitu indikator sekring untuk kipas pendingin dan pompa bahan bakar.
  • ECU IG No. 1 merupakan kode sekring yang menunjukkan indikator rem ABS, airbag, dan juga power steering.
  • ECU IG No. 2 indikator sekring mobil matic yang memberitahu mengenai shift lock control.
  • FR-FOG RH (Right Headlamp) dan LH (Left Headlamp) kode sekring untuk menunjukkan lampu kabut sebelah kiri (LH) dan sebelah kanan (RH)
  • Front (FR) WIP artinya kode sekring untuk wiper dan washer mobil bagian depan.
  • Hazard kode sekring untuk lampu sein mobil.
  • HTR Sub indikator kode sekring untuk bagian ac yang dimiliki oleh mobil dengan sistem bahan bakar injeksi
  • IG No. 1/ Back adalah kode sekring mobil yang berfungsi untuk menunjukkan bagian sistem ac mobil, starter dan juga flasher mobil.
  • Power kode melambangkan kode sekring pada bagian power window mobil.
  • Rear (RR) WIP berfungsi untuk memberitahu keadaan wiper dan washer mobil bagian belakang.
  • ST berguna untuk menampilkan sistem injeksi bahan bakar multiport.

Baca juga: Jenis Lampu Mobil Berdasarkan Fungsi dan Intensitas Cahayanya

2. Kode Sekring Mobil untuk Mesin Mobil

  • A/C No. 1 berfungsi menampilkan kode sekring pada bagian ac mobil.
  • ABS No. 1 merupakan indikator sekring yang menampilkan kondisi rem abs (anti-lock brake system) dengan arus tegangan 40 ampere.
  • ABS No. 2 merupakan indikator sekring yang menampilkan kondisi rem abs (anti-lock brake system) dengan arus tegangan 10 ampere.
  • Back-up adalah indikator sekring untuk menandai bagian sistem audio dan diagnosis board internal.
  • ECU-B merupakan kode sekring khusus yang digunakan pada mobil matic.
  • EFI memiliki arti kode sekring khusus untuk sistem injeksi bahan bakar.
  • EPS yaitu bagian sekring yang menandakan keadaan komponen power steering dengan arus 50 ampere.
  • H-LP RH (Right Headlamp) & LH (Left Headlamp) menunjukkan indikator sekring lampu utama bagian kanan (RH) dan bagian kiri (LH).
  • Horn merupakan indikator sekring yang dapat memberi tahu keadaan klakson mobil.
  • HTR adalah sekumpulan angka yang menandakan sistem AC mobil.
  • RAD menandakan bahwa kode sekring pada bagian kipas pendingin memiliki tegangan 30 ampere.
  • Spare kumpulan kode yang dapat memberitahukan cadangan tegangan arus listrik mulai dari 7.5 ampere, 10 ampere, atau 15 ampere.
  • Stop menandakan kode sekring yang digunakan pada komponen lampu rem, lampu interior, lampu shift lock, dan lampu rem abs pada dashboard mobil.
  • Tail kode sekring ini bertujuan untuk memberitahu keadaan lampu mobil mulai dari lampu kabut, lampu depan, dan lampu belakang. 

Ciri-ciri Sekring Mobil Bermasalah

Biasanya, tanda-tanda kerusakan sekring tidak hanya dari kode yang ditampilkan, tapi juga dari beberapa tanda-tanda berikut.

  • Terdapat bekas terbakar pada jalur kelistrikan.
  • Kawat sekring putus.
  • Komponen kelistrikan mobil tidak bisa dinyalakan.

Bila mobil Anda mengalami masalah kelistrikan, segera bawa ke bengkel mobil. Anda bisa menemukan bengkel mobil terdekat dengan booking bengkel secara langsung melalui situs Moservice.

Tersedia lebih dari 2.000 bengkel rekanan yang ada di seluruh Indonesia. Yuk, daftar sekarang!

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000