back button

Waspada! Kenali Bahaya Fan Belt Mobil yang Putus

Ditulis oleh : moservice,

13 Jan 2023

fbtwitterwhatsapp
Waspada! Kenali Bahaya Fan Belt Mobil yang Putus

moservice.id – Tali kipas atau yang biasanya dikenal dengan fan belt merupakan salah satu komponen vital dalam mesin mobil.

Komponen ini berupa sabuk dengan bahan karet.

Fungsi dari fan belt sendiri sebagai penerus dari putaran ke komponen lain seperti AC, water pump, alternator, dan komponen lainnya. 

Apabila komponen fan belt rusak atau putus, maka kinerja mesin mobil juga menurun, bahkan mobil bisa mogok.

Berikut ini adalah bahaya dari fan belt mobil yang putus.

1. Mempengaruhi Suplai Arus Aki

Tugas fan belt adaah memutar beberapa komponen pada mesin mobil, salah satunya adalah alternator.

Apabila fan belt putus atau getas, maka akan berdampak pada suplai arus yang masuk ke aki atau baterai.

Ketika suplai arus ke aki terhambat, maka indikator lambang aki pada bagian panel akan menyala.

Salah satu akibat yang terburuk apabila tidak adanya arus listrik ke aki atau baterai adalah mobil yang mogok atau tidak bisa dinyalakan.

Baca Juga: Kenali Tanda Fan Belt Mobil yang Sudah Harus Diganti

2. Membuat Mesin Mobil Cepat Panas

Bahaya lain apabila fan belt mengalami kerusakan atau putus adalah mesin mengalami overheat / panas berlebih.

Hal ini disebabkan karena kinerja pompa air menurun.

Pompa air pada mobil bertugas untuk mengatur putaran air pada radiator agar menjaga suhu dari mesin.

Apabila putaran air pada radiator tidak sempurna, maka mesin akan mengalami overheat.

3. Membuat Pompa Power Steering Tidak Bekerja

Salah satu komponen yang terdampak apabila fan belt putus adalah pompa power steering.

Apabila komponen fan belt putus, maka kinerja dari power steering juga akan menurun.

Power steering yang tidak bekerja dengan baik tentunya akan menyebabkan setir terasa berat saat bermanuver.

Hal ini terjadi karena power steering mengurangi beban saat bermanuver sebanyak 60%.

Baca juga: Segera Lakukan Servis Mobil Jika Timbul Gejala Ini!

4. Usia Pakai Fan Belt

Komponen fan belt pada umumnya memiliki usia yang cukup lama. Untuk masa pemakaian, biasanya tergantung pemakaian.

Pemilik mobil disarankan untuk melakukan pemeriksaan komponen ini secara berkala.

Apabila awet, penggantian fan belt bisa saja dilakukan saat 100.000km.

Tanda kerusakan pada fan belt dapat terlihat dari fisik, yaitu getas, putus, atau ada retak.

Agar fan belt dan komponen mesin bisa bekerja dengan maksimal, perlu dilakukan pengecekan secara berkala.

Bagi yang ingin melakukan pemeriksaan pada mesin mobil, sekarang lebih mudah lewat booking bengkel secara online melalui Moservice.

Kami telah menjalin kerja sama dengan ribuan bengkel yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000