back button

5 Cara Mudah Cek Oli Mesin Mobil dengan Dipstick

Ditulis oleh : moservice,

14 Sep 2022

fbtwitterwhatsapp
5 Cara Mudah Cek Oli Mesin Mobil dengan Dipstick

Sebagai salah satu komponen terpenting dalam mobil, oli perlu dicek secara berkala. Pemeriksaan oli ini dilakukan untuk mengetahui apakah oli masih layak pakai atau harus diganti. 

Pengecekan oli juga harus dilakukan ketika akan melakukan perjalanan jauh dimana mesin mobil akan digunakan dalam waktu lama. 

Dengan melakukan pengecekan oli, Anda bisa menentukan secara tepat kapan oli mobil harus diganti.

Berikut ini cara melakukan mengukur oli mesin sendiri dengan mudah.

1. Parkir Pada Permukaan Rata 

Agar oli dapat diukur secara akurat, oli tidak boleh bertumpuk pada salah satu sisi saja. Untuk mencegah hal tersebut, mobil harus diparkir di tempat yang memiliki permukaan rata. 

Dengan begitu, Anda bisa mengurangi peluang terjadinya kesalahan dalam pembacaan, karena oli tersebar ke seluruh sisi.

2. Buka Kap Mesin Mobil 

Setelah memastikan bahwa mobil telah diparkir pada permukaan yang rata, buka kap mobil. Ini dilakukan untuk mencari dan mengambil tongkat celup yang biasanya berada di bagian atas mesin.

Saat menemukan tongkat celup tersebut, segera tarik tongkat tersebut secara perlahan. Ketika menarik tongkat, Anda juga perlu menutup lubang oli menggunakan tisu untuk mencegah oli tumpah.

Baca juga: Kapan Waktu Penggantian Oli Mobil yang Tepat?

3. Periksa Warna dan Kualitas Oli 

Pengecekan oli yang pertama dilakukan untuk mengetahui warna dan kualitas oli. Ini dapat dilakukan dengan meletakan oli pada tongkat celup pada tisu. 

Indikator oli masih dalam keadaan bagus bisa dilihat dari  warna kuning kehijau-hijauan dan tidak gelap. 

Apabila oli terlihat kotor dan banyak ditemukan gumpalan, maka oli mobil Anda perlu diganti.

4. Masukkan Alat Ukur Oli Dipstick Ke dalam Tangki 

Selain memeriksa warna dan kualitas oli, Anda juga perlu memeriksa jumlah oli di dalam tangki. 

Untuk memeriksa kualitas oli mesin mobil, Anda bisa menggunakan tongkat celup yang bernama dipstick yang berada dalam tangki oli. 

Sebelum dicelupkan ke dalam tangki, bersihkan oli dari permukaan tongkat dengan tisu, kemudian masukkan kembali ke dalam tangki oli.

Baca juga: Kenali Cara Memilih Oli Mobil yang Sesuai Standar

5. Mengetahui Kadar Jumlah Oli 

Tongkat celup atau dipstick yang dimasukkan memiliki titik minimum dan titik maksimum dengan ukuran 2,5 cm dari titik minimum. 

Bila kualitas oli sudah mendekati atau berada di bawah titik minimum, maka sebaiknya ganti oli atau tambahkan oli baru komponen mesin mobil tetap terlumasi dengan baik.

Pada keadaan dingin, oli dikatakan cukup jika kebasahan tongkat celup mencapai setengah jalur antara dua titik tersebut. 

Meskipun terlihat sepele namun pengecekan oli mobil bisa membuat mesin tahan lebih lama. 

Ketika mengecek oli Anda akan mengetahui secara langsung bagaimana kualitas dan jumlah oli, sehingga bisa mengambil tindakan yang tepat apabila terjadi masalah pada oli.

Ciri-Ciri Oli Mobil Harus Diganti

  • Lampu Indikator Oli Mobil Menyala
  • Oli Mobil Menjadi Hitam dan Lebih Encer
  • Suara Mobil Kasar
  • Warna Oli Mobil 
  • Kecepatan Mobil Menurun

Tips Memilih Oli Mobil

  • Sesuaikan Dengan Jenis Mesin
  • Pilih Oli yang Ramah Lingkungan
  • Perhatikan Tingkat Kekentalan Oli 
  • Cari Oli yang Sudah Terbukti Kualitasnya 

Oleh karena itu, oli perlu dicek secara rutin setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 km. Bila Anda masih ragu melakukannya sendiri, Anda bisa memilih rekomendasi bengkel ganti oli mobil dari Moservice yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dapatkan promo ganti oli mobil yang bisa Anda dapatkan dengan memesan bengkel secara online dari situs Moservice.id.

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000