back button

Kelihatan Simpel, Ternyata Begini Cara Kerja Starter Mobil

Ditulis oleh : Danang Setiaji,

21 Jun 2022

fbtwitterwhatsapp
Kelihatan Simpel, Ternyata Begini Cara Kerja Starter Mobil

moservice.id – Menyalakan mobil yang kondisinya masih sehat terlihat cukup mudah. Cukup dengan memutar tuas starter, atau pada mobil kekinian cukup menekan tombol Engine Start Stop. Meski begitu, cara kerja starter mobil sebenarnya tak sesimpel kelihatannya.

Sistem starter mobil yang sebenarnya cukup rumit, dan ini sebanding dengan perannya yang cukup penting. Sistem ini memiliki cukup banyak komponen dan cara kerjanya cukup panjang meski fungsinya secara umum hanya sekedar menyalakan mesin kendaraan.

Namun tanpa sistem ini, kendaraan tidak akan bisa digunakan. Sebagai informasi, fungsi sistem starter pada mobil adalah untuk mengawali perputaran mesin di kendaraan. Lebih singkatnya, sistem starter berperan untuk menyalakan mesin pada mobil.

Fungsi tersebut bisa terpenuhi melalui kinerja berbagai komponen. Starter mobil sendiri terdiri atas berbagai komponen vital yang memiliki fungsi masing-masing. Komponen tersebut dapat bergerak berkat energy listrik. Sumber energy listrik pada mobil sendiri berasal dari aki.

Cara kerja starter mobil

Ketika memasukkan kunci ke saklar, komponen tersebut akan menghasilkan energi listrik tinggi. Sumbernya berasal dari Air Accumulator. Nantinya, aliran listrik akan diteruskan pada komutator melalui putaran kencang.

Kemudian, komutator akan menyalurkan arus listrik ke armature. Dari sana, energi listrik akan diubah menjadi energi mekanik. Selanjutnya, akan timbul putaran dalam kumparan inti sistem starter. Kumparan ini terdiri atas medan magnet dan lilitan kabel.

Kumparan ini menghasilkan medan magnet sehingga mampu menggerakan lilitan kabel yang ada di dalamnya. Setelahnya, tercipta lah energi mekanik.

Selanjutnya, energi mekanik tersebut akan disalurkan ke gigi pinion. Tujuannya untuk mengaktifkan tuas penggerak yang terdapat di belakangnya. Fungsi tuas ini untuk mendorong ring gear sehingga bisa mengaktifkan dinamo.

Saat tuas penggerak mendorong ring gear untuk menyentuh tombol dinamo, ini akan menimbulkan tekanan bagi gigi pinion. Komponen tersebut berpotensi untuk lepas dari posisinya, sehingga mengganggu sistem starter.

Baca juga: Begini Cara Menghilangkan Karat pada Cakram Mobil

Karenanya, perusahaan otomotif menyediakan pegas pengembali yang berada di antara solenoid dan tuas penggerak. Kegunaannya sebagai alat untuk menahan posisi gigi pinion dan punyer di tempat semula. Hal ini dapat mencegah kerusakan kendaraan, khususnya di bagian starter tersebut.

Apabila ring gear menyentuh dinamo yang berada di bagian belakang kunci, lambat laun fly wheel akan berjalan sebagaimana mestinya. Jika hal ini terjadi, kendaraan akan menyala dan mesin pun mulai bekerja.

Sumber foto: Freepik.com

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Promo

Tentang Moservice

Gabung Jadi Mitra

Artikel

Kebijakan Privasi

Pertanyaan Umum

Hubungi Kami

[email protected]

(021)3190 2000

icon_facebookicon_youtubeicon_instagramicon_tiktok