moservice.id – Kaca mobil merupakan bagian yang sering terkena hempasan benda dari luar seperti kerikil atau debu halus. Seiring pemakaian, kaca mobil bisa retak entah karena terkena benda dari luar, efek dari tabrakan, hawa panas, atau pengaruh jalan bergelombang.
Kaca mobil yang retak sebenarnya masih bisa diperbaiki. Namun tentu harus memenuhi syarat dan kondisi tertentu. Cara memperbaiki kaca yang retak bisa dimulai dengan membersihkan bagian yang retak dari kotoran maupun partikel debu. Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan menyuntikkan cairan resin.
Pengerjaan perbaikan kaca yang retak dengan cairan resin ini cukup mudah dan tak perlu waktu yang lama. Harganya juga cukup terjangkau. Namun, pastikan dulu kaca yang retak memenuhi syarat berikut sebelum memperbaikinya.
Retakan kurang dari 14 inci
Untuk kaca depan mobil yang biasanya menggunakan tempered glass atau laminated glass, maka retakan panjang maksimal hingga 14 inci (sekitar 35-36 cm) masih memungkinkan untuk diperbaiki. Namun, kalau ukuran retakan lebih dari itu, maka harus dilakukan penggantian seluruhnya.
Tak tembus kaca interior
Cara memperbaiki kaca mobil retak panjang juga tidak bisa dilakukan apabila kedalaman retakannya sampai ke bagian interior. Jika sampai menembus kaca interior, hal ini akan menyulitkan perbaikan, bahkan bisa jadi sia-sia karena resin tidak bisa mencapai bagian dalam kaca.
Tak mengganggu fitur yang ada di kaca mobil
Beberapa tipe kendaraan saat ini dilengkapi dengan berbagai sensor yang diletakkan di kaca. Misalnya sensor radar, suhu, radio, antena, dan teknologi canggih lainnya. Bila retakan sampai ke bagian fitur, sebaiknya bawa ke bengkel resmi.
Tak terjadi di sudut
Sering sekali kaca mobil retak di bagian sudut-sudutnya. Lalu, retakannya menyebar ke bagian tengah. Kalau begini, maka perbaikan pun tak dapat dilakukan dan disarankan untuk menggantinya saja dengan yang baru.

