moservice.id – Bila diperhatikan, jumlah baut roda antara model mobil yang satu dengan lainnya memiliki perbedaan. Misalnya, ada yang menggunakan tiga baut, empat baut, lima baut, hingga delapan baut ke atas.
Bukan tanpa alasan mengapa jumlah baut roda ini berbeda-beda bila dibandingkan model yang satu dengan lainnya. Hal ini karena menyesuaikan dengan beban dan tenaga yang dihasilkan. Itu sebabnya, mobil kecil biasanya hanya menggunakan tiga sampai empat baut saja.
Sementara kendaraan besar seperti truk yang menopang beban lebih besar, jumlah bautnya bisa sampai delapan baut ke atas. Velg juga memiliki load rate atau batas atas beban yang bisa ditampung. Jika tak sesuai, maka akan membuat performa kendraan serta kenyamanan berkendara menjadi tidak optimal. Hal yang sama juga berlaku pada ban yang terpasang.
Eksekutif Koordinator Teknisi dan Servis PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosadi, pun mengimbau pemilik kendaraan agar jangan menyepelekan batas atas bobot di mobil. “Benar, jumlah baut dan ukuran pada velg itu pengaruhnya ke bobot kendaraan. Oleh sebab itu, jangan sampai beban pada kendaraan melebihi batas atasnya. Bisa-bisa mobil akan sulit dikendalikan karena velg bermasalah atau bannya pecah halus,” jelasnya seperti dilansir Kompas.com.
Adapun selain jumlah baut, perbedaan lainnya pada velg tiap mobil juga terdapat pada Pitch Circle Diameter (PCD) atau diameter lingkar posisi baut. Misalnya PCD 4×100 mm, artinya ada empat baut yang diposisikan dengan diameter 100 mm. Ukuran tersebut biasanya ditentukan oleh masing-masing pabrikan.
PCD berhubungan erat dengan pergerakan kendaraan karena distribusi berat dapat berubah dan roda harus mampu menopang perubahan tersebut. Tiap PCD mobil perlu disesuaikan dengan berat, tipe, serta performa mobil. Contohnya Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia dengan mesin 1.500 cc, keduanya mampu menampung tujuh penumpang dan sama-sama memiliki PCD 4×114,3 mm.
Baca juga: Tips Merawat Ban Serep agar Tidak Getas
Meski di segmen yang sama, Avanza dan Xenia memiliki perbedaan PCD dengan Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga yang memiliki lima baut roda karena punya bodi dan bobot lebih besar.
Karena itu ketika ingin mengubah atau menganti pelek mobil perlu memperhatikan ukuran dan jumlah PCD bawaan mobil. Jika tidak, maka roda akan sulit terpasang dan tidak dapat berputar optimal.

