moservice.id – Sebagian orang mungkin masih awam dengan komponen fuel pressure regulator. Fuel Pressure Regulator (FPR) merupakan suatu komponen yang terdapat pada sistem bahan bakar untuk mobil dengan sistem Electronic Fuel Injection (EFI).
Pengertian Fuel Pressure Regulator
Pengertian fuel pressure regulator adalah suatu sistem yang berfungsi mengatur tekanan bahan bakar sesuai kondisi mesin.
Agar jumlah tekanan tetap seimbang, komponen ini bergantung pada intake manifold atau fuel injector.
Ketika tekanan naik, maka fuel pressure akan mengatur seberapa besar jumlah tekanannya, sehingga bahan bakar bisa menyesuaikan dengan kondisi mesin.
Fungsi Fuel Pressure Regulator
Komponen ini merupakan salah satu komponen yang paling penting pada mobil.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui fungsi dari fuel pressure regulator.
1. Mengatur Tekanan Bahan Bakar
Fungsi utama dari fuel pressure regulator adalah untuk mengatur tekanan bahan bakar pada sistem bahan bakar elektronik (EFI).
Komponen ini mampu mengatur tekanan sesuai dengan intake manifold. Ketika tekanan pada intake manifold naik, maka tekanan pada rail fuel juga akan mengalami kenaikan.
Namun, ketiika ekanan bahan bakar sama, maka tidak akan terjadi kesesuaian kebutuhan bahan bakar pada mesin.
Oleh karena itu, fuel pressure regulator juga memiliki fungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar secara fleksibel dan mampu menyesuaikan kebutuhan.
2. Menjaga Bentuk Kabut Bahan Bakar
Fungsi dari FPR berikutnya adalah mengatur dan menjaga tekanan bahan bakar pada delivery pipe agar sesuai dengan kebutuhan sistem bahan bakar kendaraan. Selain itu, komponen ini juga membantu pembakaran pada ignition chamber.
Dalam ignition chamber, pembakaran akan terjadi apabila bahan bakar berbentuk uap dari tekanan.
Salah satu akibat apabila bahan bakar tidak berbentuk uap pada komponen ini adalah sistem pembakaran yang bermasalah dan mobil menjadi lebih boros.
Baca Juga: Begini Tips Mudah Menghemat Konsumsi BBM
3. Mendukung Kinerja Fuel Injector
Selain menjaga tekanan bahan bakar, komponen fuel pressure regulator juga mendukung kinerja injektor bahan bakar.
Komponen ini mengalirkan bahan bakar menuju sistem mobil sampai dengan fuel injector.
Agar tekanan bahan bakar tetap konsisten, fuel pressure regulator mengontrol banyaknya bahan bakar yang masuk kembali ke fuel tank.
4. Menjaga Kestabilan Bahan Bakar
Salah satu fungsi lain dari komponen FPR adalah menjaga pasokan bahan bakar tetap stabil.
Komponen ini memastikan bahan bakar akan mengalir sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Oleh karena itu, komponen ini termasuk komponen penting dalam pembakaran pada mesin.
Cara Kerja Fuel Pressure Injector
1. Ketika Kondisi Mesin Dimatikan
Saat mesin mati, maka bomba bahan bakar mesin juga akan berhenti, sehingga tidak ada aliran ke fuel pump.
2. Ketika Kondisi Mesin Idle
Ada 3 komponen yang ada dalam fuel pressure regulator, yaitu katup, pegas, dan diafragma yang saling berkaitan untuk menstabilkan bahan bakar.
Bila kondisi mesin nyala tapi tidak digunakan, maka bahan bakar yang digunakan juga lebih sedikit karena mesin bisa mengenalinya melalui fuel pressure regulator.
3. Ketika Kondisi Mesin Penuh Beban
Pengatur tekanan akan bekerja lebih berat saat mesin ada di kondisi sedang mengalami overload.
Ketika mesin sudah mengurangi jumlah tekanannya, maka tekanan yang dihasilkan juga akan berkurang secara drastis.
Ciri Fuel Pressure Regulator Mengalami Kerusakan
- Suara mesin tersendat
- Kecepatan berkendara menurun
- Busi kotor
- Mobil mengeluarkan asap hitam
- Mesin terbakar / muncul percikan api
- Selang vakum bocor
- Pompa bahan bakar bising
Untuk mencegah komponen pada mesin rusak, pemilik mobil perlu memeriksa dan melakukan perawatan pada mesin.
Moservice.id merupakan platform booking bengkel mobil yang bisa membantu para pengguna menemukan layanan bengkel service mesin mobil terdekat.

