back button

5 Penyebab Setir Mobil Menjadi Berat

Ditulis oleh : moservice,

17 Sep 2022

fbtwitterwhatsapp
5 Penyebab Setir Mobil Menjadi Berat

moservice.id – Bagi pengemudi, tidak jarang merasa keanehan dalam mobil apabila mobil dipakai secara terus menerus.

Salah satu masalah ketika berkendara adalah masalah pada setir mobil.

Meskipun mobil sudah dilengkapi oleh power steering, tetapi setir masih susah untuk digerakkan.

Teknologi power steering sendiri dibuat agar memberi kenyamanan bagi pengemudi dalam bermanuver, terutama saat menggerakan roda mobil.

Oleh karena itu, pengemudi harus paham apa saja penyebab dari setir mobil yang berat. Berikut pembahasannya.

1. Masalah Pada Power Steering

Salah satu penyebab dari setir mobil yang berat adalah masalah pada power steering.

Berkurangnya cairan power steering dapat mempengaruhi kinerja dari setir mobil.

Fungsi dari cairan power steering adalah memberikan tekanan pada piston dalam rack dan pinion.

Apabila cairan power steering berkurang, maka tekanan terus menurun. Oleh karena itu, pemilik mobil harus mengisi cairan tersebut sesuai dengan standarnya.

Tekanan power steering yang lemah juga dapat berpengaruh dalam menggerakan ban.

Tekanan power steering dihasilkan oleh komponen pompa. Ketika pompa power steering rusak, maka tekanan yang dihasilkan akan berkurang dan pengemudi dapat merasa berat ketika menggerakan ban.

Apabila terjadi hal ini, pengemudi perlu mengganti komponen pompa.

Selain kekurangan cairan dan melemahnya tekanan power steering, setir mobil dapat menjadi berat karena rusaknya sabuk pada power steering.

Kerusakan komponen sabuk ini dapat mengurangi kinerja putaran dari power steering. Komponen sabuk ini terhubung di antara pulley pompa dengan mesin.

Apabila komponen sabuk ini putus, maka power steering tidak dapat bekerja dan setir terasa berat. Apabila putus, maka belt power steering harus diganti.

2. Komponen Long Tie Rod yang Rusak

Komponen long tie rod merupakan komponen besi panjang yang menghubungkan rack steer dengan steering knuckle. Pada ujung komponen long tie rod, terdapat komponen berupa ball joint yang bekerja sebagai engsel.

Bagian ball joint inilah merupakan komponen yang rentan rusak. Komponen ini mudah rusak apabila mobil sering dikendarai di jalanan rusak sambil berbelok. Kerusakan dari ball joint ini dapat membuat setir bergetar dan beraat.

Pemilik mobil diwajibkan untuk mengganti komponen long tie rod secara keseluruhan apabila komponen ini rusak.

Baca Juga: Perbedaan Ciri-ciri Aki Mobil Kurang Setrum dan yang Sudah Soak

3. Ban Kekurangan Tekanan Angin

Kurangnya tekanan angin pada ban dapat mempersulit ban dalam bermanuver. Selain itu, tekanan angin yang kurang juga mempermudah ban mobil rusak dan bocor, serta tidak baik untuk velg.

Pemilik mobil wajib melakukan pengecekan terhadap tekanan angin pada ban secara rutin.

Apabila ban mengalami kekurangan tekanan angin, maka ban perlu menambahkan angin agar pengendaraan mobil lebih nyaman.

Lalu, jika ban sudah botak, maka pemilik mobil perlu mengganti ban.

4. Roda Depan yang Tidak Sejajar

Apabila pengaturan roda depan dilakukan dengan tepat, maka setir akan menjadi lebih ringan.

Namun, posisi roda depan akan berubah dan tidak sejajar sejalan dengan penggunaan yang terus menerus.

5. Steering Rack yang Bermasalah

Komponen steering rack yang rusak dapat mempengaruhi kinerja dari setir mobil. Steering rack terdiri dari beberapa komponen yaitu rack seal, pinion gear, dan rack gear.

Semua seal terhubung dengan power steering. Apabila salah satu seal rusak, maka tekanan hidrolik akan turun karena terjadi kebocoran. Hal ini akan mengakibatkan setir sulit untuk digerakkan.

Agar terhindari dari masalah pada setir, pemilik mobil harus periksa kondisi mobil secara rutin.

Anda bisa menggunakan layanan bengkel service mesin mobil dari Moservice. Kami telah bekerja sama ratusan bengkel rekanan di seluruh Indonesia.

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000