back button

Bagian Mobil yang Berpotensi Mengalami Kerusakan Usai Terendam Banjir

Ditulis oleh : moservice,

08 Nov 2021

fbtwitterwhatsapp
Bagian Mobil yang Berpotensi Mengalami Kerusakan Usai Terendam Banjir

moservice.id – Mobil yang sudah terendam banjir tentu saja perlu diperiksa secara teliti. Hal ini karena beberapa komponen mobil berpotensi bermasalah setelah terendam banjir. Lalu, apa saja potensi kerusakan yang bisa dialami mobil yang terendam banjir?

Setidaknya ada tujuh bagian mobil yang berpotensi mengalami kerusakan usai terendam banjir. Mulai dari sistem kelistrikan, hingga bagian interior. Berikut penjelasan selengkapnya.

Sistem kelistrikan

Kendaraan bermotor terkini sudah dilengkapi komponen elektronik dan kelistrikan. Jika terendam banjir, elektronik dan kelistrikan bisa mengalami kerusakan paling serius. Kelembaban dapat menyebabkan korsleting yang mengakibarkan kerusakan komponen kritisnya.

Beberapa komponen elektrik dan kelistrikan yang terancam rusak karena terendam banjir antara lain ECU, lampu-lampu, sistem AC, power windors, power lock, power seat, sistem audio, sekring, hingga sistem ABS. Jika melihat ada yang tidak beres dengan komponen kelistrikan, itu pertanda ada masalah. Selain itu, jika ECU sudah terendam, sebaiknya segera periksa ke bengkel.

Mesin

Mesin juga menjadi bagian penting lain dari mobil yang membutuhkan perhatian penuh setelah banjir. Ketika air banjir masuk bagian-bagian mesin seperti asupan udara (air intake) dan silinder, piston akan mencoba untuk mengompresnya. Karena air tidak memampat, itu dapat mematahkan batang piston dan menyebabkan mesin mati total. Atau, istilahnya water hammer.

Untuk mengetahui apakah air banjir masuk ke mesin atau tidak, pemilik kendaraan bisa memeriksa dipstick oli. Jika oli terkontaminasi air, maka warnanya berubah seperti susu.

Jamur dan bau di bagian interior

Banjir juga menimbulkan masalah kesehatan bagi pengemudi dan penumpang. Jika mobil terendam banjir, pada interior bisa tumbuh jamur. Bau apek yang kuat berarti ada jamur di dalam mobil. Setelah terendam banjir, pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa dan membersihkan bagian-bagian seperti jok, karpet, panel pintu, hingga bagasi.

Bekas lumpur di area yang sulit dibersihkan

Banjir dapat meninggalkan lumpur di area mobil yang tidak mudah terlihat. Setelah terendam banjir, periksa tempat-tempat di mana lumpur atau bahkan sampah muncul di mobil setelah banjir. termasuk ruang mesin, roda, rem, bagian kolong mobil, dan celah di bawah kap.

Baca juga: Cara Merawat Komponen AC Supaya Lebih Awet

Muncul karat

Mobil yang terendam banjir juga berpotensi timbul karat di beberapa bagian. Setelah banjir dan jika terdeteksi adanya karat, segera hilangkan karat dari kendaraan sebelum menyebar. Ada beberapa bagian yang rawan karat, antara lain frame mobil, sekrup dan baut, bagian-bagian mesin, knalpot, tangki bahan bakar, kopling, kampas rem, fender, hingga bagasi.

Rem licin

Setelah terendam banjir, rem cenderung kurang menggigit karena kehilangan kontak antara bantalan rem dan rotor rem yang basah. Setelah banjir, sebaiknya injak pedal rem berulang kali.

Cairan yang terkontaminasi air

Banjir bisa menybabkan beberapa cairan di mobil terkontaminasi dengan air. Seperti cairan transmisi, cairan rem, power steering hingga radiator. Disarankan, setelah terendam banjir sebaiknya cek bagian-bagian yang terdapat cairannya.

Untuk perawatan mobil lainnya, kamu bisa melakukan booking online di Moservice, banyak dan promo diskon menanti. Salah satunya adalah layanan Perawatan Salon Mobil, Klik link berikut untuk detailnya >> Perawatan Salon Mobil

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Promo

Tentang Moservice

Gabung Jadi Mitra

Artikel

Kebijakan Privasi

Pertanyaan Umum

Hubungi Kami

[email protected]

(021)3190 2000

icon_facebookicon_youtubeicon_instagramicon_tiktok