moservice.id – Melakukan modifikasi mobil agar terlihat lebih menarik tidak harus selalu mahal. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan body kit mobil.
Tampilan mobil yang sudah dipasangkan body kit akan semakin menarik karena mengikuti konsep aerodinamika. Hal yang sering kali bisa kamu jumpai ada pada lubang di sisi depan bumper mobil.
Untuk lebih mengetahui apa fungsi dari body kit yang nantinya dipasang, tentu harus memahami jenisnya terlebih dahulu berbagai jenis body kit mobil.
1. Karbon
Body kit berbahan karbon memang dianggap sebagai salah satu jenis body kit yang berkualitas karena sebanding dengan manfaatnya.
Keunggulan dari bahan karbon ada pada sisi kekuatannya. Jika memakai body kit berbahan karbon setidaknya bahan ini sangat kuat dalam menahan benturan menengah kebawah.
Saat mobil membentur tekstur benda yang tidak terlalu keras juga bisa menahannya maksimal.
Bahan karbon juga dinilai lebih ringan jika dibandingkan dengan bahan lainnya. Mengingat selama ini pemilik mobil memang menginginkan modifikasi yang tidak terlalu menambah beban pada mobil kesayangannya.
2. Polyurethane
Jenis body kit berikutnya adalah dari bahan polyurethane yang terbuat dari material plastik ini memang paling mudah ditemukan, mengingat beberapa toko aksesoris mobil selalu menyediakannya.
Polyurethane juga masuk kategori body kit dengan harga terjangkau. Bahan polyurethane dibagi menjadi dua jenis yakni plastic acrylonitrile butadiene styrene (ABS) yang fleksibel dan tidak mudah pecah.
Dan yang kedua adalah bahan non-acrylonitrile butadiene styrene biasa yang cenderung mudah pecah.
Baca juga: Banyak Pakai Aksesoris Mobil Bisa Bikin Aki Tekor?
3. Fiberglass
Jika ingin bahan body kit yang terjangkau namun memiliki kualitas yang baik, bisa mencoba mempertimbangkan bahan fiberglass.
Body kit mobil yang terbuat dari bahan fiberglass bisa dibilang cocok untuk modifikasi mobil dengan budget terbatas.
Memiliki ketahanan serta kelenturan yang baik mampu menahan benturan yang tidak terlalu keras.
Biasanya, efek sampingnya bisa berupa retak atau pecah pada bagian bumper mobil.
Metode Pemasangan Body Kit
Beberapa hal diatas merupakan jenis body kit mobil berdasarkan bahan pembuatannya. Sedangkan, dari metode pemasangannya, body kit mobil dibedakan menjadi 2 yaitu:
– Body Kit Add-On
Body kit Add-On merupakan pelindung yang sama sekali tidak merubah bagian bumper mobil aslinya. Jadi, pemasangannya tidak akan merusak bagian bawah bumper.
Untuk memasangkan body kit ini, bengkel akan melubangi bagian kupingan atau samping untuk menancapkan baut penahan body kit.
Untuk mempertahankan kekuatan body kit Add-On, biasanya sepanjang bentangan akan diperkuat dengan lem kaca/sealant.
Jika ingin mempertahankan kekuatannya semakin maksimal, double tape bisa dipasangkan di semua bagian.
Baca juga: Jenis Lampu Mobil Berdasarkan Fungsi dan Intensitas Cahayanya
– Body Kit Full Bumper
Pemasangan body kit full bumber biasanya akan merubah semua bumper bawaan dan menggantinya dengan bumper modifikasi.
Pemasangan jenis body kit ini memang membutuhkan desain sendiri menyesuaikan dengan keinginan pengguna atau juga bisa memakai jenis body kit tuner yang sudah banyak dijumpai di pasaran.
Jika dibandingkan dengan jenis body kit Add-On, pemasangan full bumper memang membutuhkan waktu yang lebih lama.
Pemasangan custom body kit bisa mencapai 1-2 bulan, sedangkan body kit tuner pemasangannya bisa 7-14 hari. Hal ini menyesuaikan kepresisian dari body kit yang sudah dibeli pemakainya.
Nah itulah jenis body kit mobil baik dari segi bahan dan cara pemasangannya. Silahkan menyesuaikan sendiri jenis mana yang cocok sesuai dengan selera.

