moservice.id – Blok silinder menjadi salah satu komponen mobil yang harus dijaga dengan baik karena komponen mesin mobil ini bisa aus jika tidak di cek secara berkala.
Saat mesin bekerja, blok silinder akan mengalami gesekan langsung dengan ring piston. Ketika kamu melakukan overhaul mesin, pengukuran blok silinder haruslah wajib dilakukan menggunakan beberapa peralatan khusus seperti jangka sorong atau mikrometer.
Namun ada kalanya jika kamu yang masih baru memiliki mobil, hal ini akan menjadi kegiatan yang cukup membutuhkan keahlian.
Di dalam blok silinder ada 6 titik yang ada di silindernya. Saat memakai jangka sorong, hanya bagian atas saja yang mungkin bisa diukur karena keterbatasan kapasitas letaknya.
Untuk lebih akuratnya, ada alat bengkel yang khusus dinamakan cylinder bore gauge.
Berikut ini cara mengukur blok silinder mobil yang bisa dilakukan untuk mengkalibrasi ukuran diameter blok mesin.
1. Cari Tahu Diameter Standar dari Blok Silinder
Pertama, Anda harus mengetahui lebih dulu ukuran diameter yang ada di blok mesin. Setiap mesin mobil memiliki ukuran diameter blok silinder yang berbeda.
Anda bisa melihat ukurannya dari nomor rangka yang tertera di badan mesin.
Bila masih tidak menemukannya, coba cari informasinya melalui internet dan melihat spesifikasi jenis mobil serta mesin mobil yang ada.
Proses ini juga akan membantu kamu untuk memudahkan memastikan kalibrasi dari cylinder bore gauge berjalan dengan lancar.
Baca juga: Waspada! Inilah Penyebab Kerusakan Pada Blok Silinder Mobil
2. Kalibrasi Cylinder Bore Gauge
Jika Anda mendapati diameter standar sebuah mobil berkisar 62,8 mm silahkan menentukan replacement rod dengan ukuran panjang 60 mm.
Sedangkan, pada replacement washer ketebalannya 3 mm. Dengan begitu maka total replacement rod + washer sekitar 63 mm.
Hal ini bisa diperkirakan karena ada keausan silinder yang ukurannya lebih besar. Jika sudah silahkan mulai melakukan kalibrasi dengan mengikuti langkah berikut.
- Pasangkan outside micrometer kemudian set mikrometer dengan ukuran 62,8 mm.
- Tempatkan cylinder bore gauge ke bagian mikrometer. Tunggu hingga jarum bergerak hingga ukuran silinder telah sesuai.
- Putar sampai pada skala dial gauge, posisikan sampai titik 0 yang ditunjukkan dengan jarum.
- Perlu diperhatikan jika melakukan kalibrasi juga membutuhkan ketepatan untuk memudahkan dalam pengukurannya.
Baca juga: Cara Membongkar Blok Silinder Mobil
3. Kalibrasi Diameter Blok Silinder
Jika sudah melakukan kalibrasi bore gauge, Anda bisa langsung melakukan pengukuran diameter silinder. Untuk melakukannya, silahkan melakukan cara berikut ini.
- Masukkan cylinder bore gauge pada titik awal pengukuran dan sampai jarum dial gauge bergerak. Perhatikan sampai jarum dial gauge bergerak sebagai penanda pengukur bereaksi.
- Hitung ukuran jangkauan diameter silinder 62,8 sampai 0,1 mm = 62, 7 mm. Dari titik sebelumnya 62,8 + 0,1 = 62,9 mm.
- Hitung semua titik lainnya, di mana dalam setiap silinder ada 6 titik dan semuanya harus dihitung proporsionalnya agar bentuknya tetap oval.
- Meski terkadang tidak pas atau selisih, namun dalam perkiraan pengukuran biasanya tidak terpaut jauh ukurannya dengan keadaan asli.
Bagaimana, sudah mengerti caranya mengukur blok silinder mesin mobil dengan cylinder bore gauge?
Jika Anda masih bingung dan belum terbiasa melakukannya, disarankan untuk membawanya ke bengkel terdekat.
Anda bisa menggunakan layanan Moservice.id yang bisa membantu para pemilik mobil untuk menemukan bengkel terbaik dengan tenaga profesional untuk memperbaiki masalah teknis mobil Anda.

