back button

4 Cara Merawat Ban Mobil agar Tetap Awet

Ditulis oleh : moservice,

10 Oct 2022

fbtwitterwhatsapp
4 Cara Merawat Ban Mobil agar Tetap Awet

moservice.id – Pengecekan berkala merupakan salah satu tips dalam merawat ban mobil. Perawatan berkala penting dilakukan karena ban mobil merupakan komponen yang secara langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.

Agar ban lebih awet dan tetap nyaman saat dikendarai, ada beberapa tips merawat ban mobil yang bisa dicoba.

1. Cek Tekanan Udara

Seperti dilansir Detik.com, mengecek tekanan udara pada ban tak hanya demi keamanan dan kenyamanan.

Tekanan udara yang sesuai dengan spesifikasi akan membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar. Jika tekanan udara pada ban kurang, maka resiko untuk mengalami pecah ban lebih besar.

Karena dinding samping ban akan dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya menjadi aus/ tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot mobil.

Untuk melihat ukuran tekanan udara sesuai standar pabrikan, Anda bisa melihat pada stiker yang biasanya terdapat pada pilar B bagian kanan pintu depan mobil, pada sisi pengemudi.

Atau biasanya juga tersedia informasinya pada buku manual kendaraan. Tekanan udara maksimum yang diijinkan pabrikan ban juga biasanya tercetak di dinding ban, jangan melampaui batas ini.

2. Rotasi Ban Mobil

Melakukan rotasi ban atau perpindahan posisi keempat ban mobil memang diperlukan.

Gunanya agar tingkat keausan ban akan menyebar secara merata, sehingga mempengaruhi kenyamanan berkendara.

Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dapat dilakukan tiap kelipatan 10.000 km.

Baca

3. Spooring dan Balancing

Selain rotasi ban, setiap kendaraan juga diharuskan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban.

Mungkin lebih dikenal dengan istilah spooring dan balancing. Idealnya perawatan spooring dan balancing ini dilakukan setiap 10.000km, bersamaan dengan rotasi ban.

Beberapa gejalanya, Anda merasakan setir mobil terasa bergetar atau sudah tidak lurus lagi.

Atau jika anda berjalan lurus, kemudian mobil akan cenderung ke kanan atau ke kiri. Itu dapat menjadi indikator untuk melakukan spooring dan balancing.

Spooring sendiri adalah proses untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti semula, sedangkan balancing adalah proses menyeimbangkan putaran roda mobil.

Jika perawatan ini tidak dilakukan, imbasnya akan membuat tidak nyaman dikendarai, setir terasa bergetar dan parahnya lagi ban mobil akan mengalami keausan yang tidak merata.

Baca juga: 3 Tips Memilih Ban Mobil yang Benar dan Sesuai Ukuran

4. Perhatikan Cara Berkendara

Usia ban juga ditentukan oleh gaya berkendara Anda, salah satunya dengan menjaga kapasitas beban sesuai dengan yang dianjurkan.

Jangan melebihi kapasitas beban angkut karena akan mengganggu fungsi ban dan juga pengereman serta berpotensi mebahayakan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Selain itu, gaya mengemudi akan menentukan kondisi ban. Contohnya jika Anda terlalu sering melakukan pengereman dan menikung di kecepatan tinggi.

Maka kondisi ban akan cepat aus, selain itu gaya mengemudi seperti itu lebih berbahaya.

Untuk itu, Anda harus lebih mengetahui bagaimana ciri-ciri ban mobil yang sudah aus.

5. Selalu Bawa Ban Cadangan

Pengemudi tidak tahu kapan akan membutuhkan ban cadangan, jadi sebaiknya kondisi ban cadangan selalu diperhatikan.

Meskipun fungsinya sebagai cadangan, tapi harus tetap dipastikan bahwa ban cadangan akan berfungsi baik saat akan digunakan.

Untuk itu, rawat ban serep dengan memeriksanya secara berkala, baik itu tekanan udara maupun tampilannya.

Khusus untuk ban serep yang ditempatkan di kolong mobil, perlu mendapatkan perawatan ekstra.

Alasannya, ban serep di kolong mobil bisa dengan mudah terkena cipratan lumpur atau kotoran, terlebih kalau ban serep tersebut tidak diberi pelindung tambahan.

Baca juga: Selain Kena Air, Ini Penyebab Rem Mengeluarkan Bunyi ketika Diinjak

Kotoran bisa bisa menempel di bagian antara rim dengan bead (pinggir ban yang menempel ke pelek).

Jika kotoran ini mengering, maka berisiko membuat celah antara pelek dan ban. Akibatnya, angin gampang keluar dan membuat ban jadi kehilangan tekanan anginnya.

Bila Anda membutuhkan bantuan untuk mengganti ban mobil, Anda bisa menghubungi bengkel ban mobil terdekat.

Moservice sebagai platform booking bengkel mobil secara online bisa membantu Anda menemukan berbagai bengkel mobil yang dekat dengan lokasi Anda.

Cukup login ke dalam website Moservice dan pilih jenis service yang Anda inginkan.

Bagaimana, mudah bukan? Booking bengkel secara online jadi lebih mudah dengan Moservice.id.

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring persembahan dari Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 1500 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000