back button

Sudah Tahu Alasan Mengapa Mesin Mobil Cepat Panas? Ternyata, Ini Penyebabnya

Ditulis oleh : moservice,

26 Apr 2023

fbtwitterwhatsapp
Sudah Tahu Alasan Mengapa Mesin Mobil Cepat Panas? Ternyata, Ini Penyebabnya

moservice.id – Berbagai permasalahan mesin mobil memang tidak pernah ada habisnya untuk dibahas.

Terlebih bagi Anda yang baru saja pulang mudik Lebaran tahun 2023 ini dan menyadari bahwa mesin mobil jadi lebih cepat panas dibanding biasanya.

Mesin mobil yang cepat panas dapat menjadi masalah yang serius jika tidak segera ditangani dengan tepat. 

Berikut ini penyebab mengapa mesin mobil lebih mudah panas atau mengalami overheating.

1. Radiator Coolant Kurang atau Habis

Salah satu penyebab utama mesin mobil cepat panas adalah kurangnya cairan pendingin. Cairan pendingin adalah cairan yang mengalir melalui mesin untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. 

Jika cairan pendingin tidak cukup, mesin akan menjadi lebih panas dan dapat menyebabkan kerusakan yang serius.

Untuk mengatasi masalah mobil yang overheat, Anda bisa menambahkan radiator coolant dan mematikan mesin beberapa saat hingga kondisi mesin mobil sudah benar-benar dingin.

Baca juga: 7 Penyebab Air Radiator Mobil Berkurang

2. Radiator Mobil Tersumbat atau Bocor

Radiator yang tersumbat juga bisa menjadi penyebab mesin mobil cepat panas. Radiator yang tersumbat akan menghambat aliran cairan pendingin, sehingga mesin tidak dapat didinginkan dengan baik.

Bila yang terjadi adalah kebocoran radiator, maka radiator coolant yang bertindak sebagai pendingin mesin akan kehabisan dan tidak cukup untuk mendinginkan mesin mobil.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengecek kondisi radiator dan tutup radiator mobil. Bila ada yang rusak atau bocor, segera ganti seal tutup radiator mobil dengan yang baru.

3. Kipas Radiator Bermasalah

Kipas radiator adalah komponen penting dalam menjaga mesin mobil tetap dingin. Jika kipas radiator bermasalah, seperti tidak berfungsi dengan baik atau rusak. 

Maka, mesin akan cepat panas karena tidak mendapatkan tekanan angin yang berfungsi untuk mengurangi udara panas di dalam mesin mobil.

Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui bagaimana cara merawat radiator mobil dengan benar.

4. Thermostat Tidak Berfungsi

Thermostat adalah komponen yang membantu mengatur suhu mesin. Ada beberapa ciri yang menandakan kerusakan thermostat mobil.

Pertama, thermostat tidak membuka sepenuhnya sehingga menghalangi aliran cairan pendingin ke mesin. 

Kedua, thermostat terus membuka sehingga mesin menjadi terlalu dingin, sehingga membuat mesin mobil malah sulit menyala.

5. Kerusakan pada Pompa Air (Water Pump)

Pompa air atau water pump adalah salah satu komponen yang berfungsi untuk mengalirkan cairan pendingin atau radiator coolant ke bagian mesin mobil. 

Jika pompa air rusak, aliran cairan pendingin ke mesin akan terganggu, sehingga mesin menjadi lebih mudah panas daripada kondisi biasanya.

Baca juga: Ini 7 Ciri Water Pump Mobil yang Mulai Rusak

6. Sistem Pendingin Rusak

Sistem pendingin mobil yang bermasalah, seperti kebocoran pada selang atau radiator, dapat menyebabkan mesin mobil cepat panas. 

Hal ini karena cairan pendingin yang keluar dari sistem pendingin tidak dapat mengalir kembali ke mesin.

7. Tidak Rutin Mengganti Oli Mobil 

Oli mobil berperan penting untuk melumasi tiap komponen mesin agar bisa mengurangi dampak gesekan antar komponen. 

Sehingga, gesekan yang terjadi tidak akan menimbulkan panas berlebih dan hal ini sangat penting untuk melindungi mesin dari keausan atau kerusakan yang bisa terjadi.

Oli mobil yang kotor atau lama tidak diganti bisa membuat mesin mobil cepat panas dan membuat mesin menjadi overheat

Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan penggantian oli mobil secara rutin setiap 5.000-10.000 km. 

Baca juga: 5 Tanda Oli Mobil Mulai Berkurang

8. Menggunakan Oli yang Tidak Berkualitas

Penggunaan oli mobil yang tidak berkualitas justru bisa mempercepat kerusakan komponen, karena tidak dapat menyerap panas dengan baik serta tidak memiliki tingkat pelumasan yang tinggi untuk menjaga daya tahan komponen mesin.

Beberapa tips memilih oli mobil sesuai standar:

  • Disarankan untuk memilih oli mobil yang yang memiliki viskositas yang cukup (tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi) agar dapat melumasi mesin dengan baik.
  • Cek kualitas olin untuk memastikan bahwa produk yang digunakan sudah sesuai standar dan memiliki ijin resmi dari API (American Petroleum Institute) atau SAE (Society of Automotive Engineers)
  • Jangan menggunakan oli mobil yang telah kadaluarsa atau oli mobil bekas, karena kontaminasi udara di dalamnya bisa mempengaruhi performa mesin mobil.

9. Faktor Cuaca

Saat mengemudikan mobil jarak jauh, biasanya akan memerlukan jangka waktu yang cukup lama. 

Apalagi bila cuaca sedang panas terik, maka secara langsung kondisi mobil akan terkena sinar matahari dan hal ini bisa mempengaruhi komponen mesin di dalamnya, sehingga lebih cepat panas.

Dilansir dari situs Detik.com, menurut BMKG, ada beberapa hal yang menyebabkan cuaca panas ekstrem ini, yaitu:

  • Perubahan dinamika atmosfer.
  • Adanya gelombang panas dan peningkatan perubahan iklim yang memicu pemanasan global.
  • Serta mulai memasuki musim kemarau panjang.

Karena itu, sebisa mungkin untuk selalu mengecek kondisi air radiator mobil dan parkir di tempat yang teduh.

Bila mesin mobil sudah terlalu panas, segera cari tempat yang aman untuk menepi dan matikan mesin selama beberapa saat.

Hal ini untuk mencegah mobil mati mendadak dan berasap karena overheating yang terjadi.

10. Kurangnya Perawatan Mesin

Mesin mobil yang kurang terawat bisa menjadi salah satu faktor yang membuat mobil cepat panas.

Hal ini bisa dilihat dari mesin mobil yang kotor dan tidak pernah dibersihkan.

Karena itu, pastikan saat Anda membersihkan atau mencuci mobil, bersihkan juga bagian-bagian mesin di dalam kap mobil dengan hati-hati.

Anda, saat melakukan penggantian komponen jangan lupa untuk membersihkan area di sekitar komponen dengan lap kering agar tidak ada sisa oli ataupun kotoran dan debu yang menempel.

11. Usia Mobil Sudah Tua

Biasanya, mobil dengan pemakaian lebih dari 10 tahun sudah termasuk mobil yang harus mendapatkan perawatan ekstra. Karena teknologi perkembangan mobil sudah semakin modern dari tahun ke tahun.

Untuk mobil tua atau pemakaian yang lama, bila tidak dilakukan perawatan rutin, maka bisa menimbulkan kerusakan pada bagian mesinnya. 

Jadi, tidak jarang ada orang yang mengeluh bahwa mobil tua mereka cepat sekali panas dan tidak bisa melakukan perjalanan yang terlalu jauh, karena takut kondisi mesinnya mati karena kepanasan.

12. Membawa Beban Berlebih

Setiap mobil di desain secara khusus untuk bisa membawa maksimal muatan. Jadi, apabila Anda yang melakukan mudik jarak jauh menggunakan mobil pribadi, sebaiknya perhatikan jumlah barang bawaan dan penumpang di dalam mobil.

Pastikan untuk tidak melebihi standar beban yang ditetapkan. Bila dipaksakan, maka hal itu bisa merusak suspensi mobil dan membuat akselerasi mobil menurun.

Jika terus dibiarkan, maka mesin mobil akan cepat rusak dan mudah panas karena harus mengeluarkan tenaga lebih banyak untuk membuat mesin terus bekerja dalam jangka waktu yang lama.

Bila setelah mudik mobil Anda jadi lebih cepat panas, maka sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk diperiksa secara menyeluruh.

Anda bisa menggunakan layanan booking bengkel secara online dari Moservice. Temukan berbagai rekomendasi bengkel service mesin mobil terdekat di kota Anda.

Cukup dengan mendaftar dari website, lakukan booking langsung, dan Anda bisa langsung datang ke bengkel pilihan yang paling terdekat dengan lokasi Anda saat ini.

Booking bengkel mobil jadi lebih mudah dengan Moservice!

Pilih area / Kota

Pilih Merek
Jenis Bengkel

Bengkel Rekomendasi

Moservice Logo

Situs Booking Service Kendaraan

facebook-icontwitter-iconinstagram-icon
Apa itu moservice.id?

Moservice.id adalah situs bagi pengendara mobil dan motor untuk pemesanan servis yang dilakukan secara daring dipersembahkan untuk Nasabah Adira Finance. Moservice.id bekerjasama dengan lebih dari 2300 bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Butuh Bantuan?

(021) 3190 2000